Semut Penanam Jamur Ternyata Hermaprodit

30 01 2010
Semut penanam jamur yang tersebar luas ini adalah satu-satunya spesies semut di seluruh dunia dimana betinanya bisa bereproduksi tanpa peranan semut jantan, demikian menurut tim peneliti di Texas dan Brazil.
Meskipun kebanyakan serangga sosial betina, seperti semut, lebah, dan serangga penyengat menghabiskan seluruh harinya tanpa pejantan, ratu petelur selalu dibuahi oleh pejantan, menghasilkan keturunan bayi jantan yang nantinya akan melanjutkan membuahi ratu yang baru.
Tetapi, ratu semut spesies Mycocepurus smithii dapat bereproduksi tanpa pembuahan, dan di koloni semut ini tidak pernah terlihat semut jantan, menurut laporan Christian Rabeling, Ulrich Mueller dan rekan dari Brasil di dalam jurnal PLos ONE baru-baru ini.
“Binatang hermaprodit sempurna sangatlah langka, sehingga membuat semut ini sangat menarik,” kata Rabeling, mahasiswa tamatan University of Texas di Austin, dalam siaran persnya.
“Spesies hermaprodit tidak mencampur gen mereka dengan kombinasi ulang, sehingga selang waktu yang panjang akan terjadi mutasi yang buruk dan spesies itu akan lebih cepat musnah dibanding lainnya.”
M. smithii hidup di Meksiko Selatan di sepanjang Amerika Tengah hingga Brasil, termasuk beberapa kepulauan Karibia..
Penemuan ini terinspirasi dari studi terdahulu pada semut Puerto Rico dan Panama. Sebuah studi oleh Mueller dan lulusan mahasiswa Anna Himler menunjukkan bahwa semut bereproduksi di labolatorium tanpa pejantan.
Rabeling meneliti reproduksi ratu M. smithii dari Brazil dan mereka menemukan organ penyimpan sperma dalam kondisi kosong.
Akan tetapi, ilmuwan percaya bahwa sebagian spesimen semut jantan yang dikumpulkan sebelumnya pada 1960-an mungkin adalah M. smithii jantan. Jika spesies jantan benar ada, itu menandakan bahwa setidaknya dari waktu ke waktu, semut ini bereproduksi secara seksual.
Rabeling menganalisa pejantan yang diragukan dan menemukan bahwa mereka ternyata berhubungan dekat dan secara seksual mereproduksi spesies petani jamur yang dikenal sebagai Mycocepurus obsoletus, sehingga bisa dikatakan bahwa tidak ada pejantan spesies M. smithii pernah ditemukan. (Helena Zhu/The Epoch Times/rob)

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: