Lubang Hitam Sedang Kelaparan

28 01 2010
WASHINGTON – Gambar  sinar-X  baru tentang lubang hitam ( Black Hole ) yang super raksasa di pusat Bima Sakti telah membantu astronom menemukan mengapa lubang hitam sedang kelaparan.
Seperti kebanyakan galaksi  spiral dan lonjong lainnya di alam semesta, Bima Sakti memberi tempat yang nyaman bagi lubang hitam raksasa di jantungya, dijuluki Sagitarius A *.
Sagitarius A * adalah sekitar 26.000 tahun cahaya dan memiliki massa 4 juta kali dari matahari.
Gambar baru yang diambil oleh di observatorium sinar-X Chandra milik NASA, diungkapkan di pertemuan American Astronomical Society yang ke 215, menunjukkan emisi sinar-X dari bagian pusat galaksi sekitar 120 tahun cahaya.
 “Bukan saja gambar-gambar ini menunjukkan “betapa kayanya daerah ini sebenarnya,” namun mereka membantu memecahkan misteri mengapa lubang hitam tidak menelan banyak material seperti  yang diduga oleh para ilmuwan”, kata anggota tim Chandra, Shcherbakov  dari Harvard -Smithsonian Center bidang  Astrophysic.
Lubang hitam itu sendiri tidak terlihat, keberadaannya  tercatat akibat gravitasi terhadap materi sekitarnya, dan oleh radiasi terang yang terbentuk karena material dipercepat dan dipanaskan sebelum ditelan. Dalam gambar Chandra, kelompok bintang di sekitar lubang hitam juga terlihat. Angin yang mengandung partikel  yang telah diusir oleh bintang-bintang menambah bahan bakar lubang hitam. Para astronom sebelumnya telah menghitung bahwa lubang hitam mungkin menelan hanya sekitar 1 persen dari angin yang datang dari bintang-bintang ini. Satu persen nampaknya seperti jumlah yang kecil, tapi itu sama dengan sejumlah kecil gas, suatu perkiraan seperti yang diharapkan, seharusnya membuat lubang hitam tampak 100 kali lebih terang daripada yang sebenarnya.
Foto Chandra yang baru bersama dengan contoh-contoh yang telah diperbaharui tentang cara makan lubang hitam menunjukkan bahwa lubang hitam dalam Bima Sakti hanya menelan sekitar 0,01 persen bintang bintang di sekitarnya.
“Jadi, lubang hitam benar-benar kelaparan,” kata Shcherbakov.
Sebelum hasil baru ini, para astronom berada pada sesuatu kebingungan untuk menjelaskan mengapa lubang hitam tidak menelan sebanyak yang mereka perkirakan, mereka berharap sebagian alasan itu adalah lubang hitam yang paling diam adalah karena kematangan dari Bima Sakti. Jenis makan gila-gilaan yang terjadi pada lubang hitam galaksi yang lebih aktif  mungkin menurun secara perlahan-lahan dalam waktu yang lama di dalam Bima Sakti.
 “Perbedaan jumlah radiasi sinar-X yang astronom lihat dan apa yang mereka harapkan nampaknya telah dijelaskan oleh beberapa ilmu fisika yang telah gagal dari contoh-contoh cara lubang hitam menelan”, kata Shcherbakov.(science daily/ran)


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: