Asteroid Masih Menjadi Misteri Para Ilmuwan

18 01 2010

Sebuah obyek misteri ruang angkasa, yang diyakini sebagai asteroid, melintas mendekati Bumi. NASA mengatakan para astronom kini sedang berupaya memastikan asal-usul benda tersebut

Obyek yang disebut 2010 AL30, melintas pada 76.000 mil (122.000 km) dari Bumi, atau kira-kira sepertiga dari jarak ke Bulan, Rabu (13/1) siang.

Penemuan awal pekan ini telah membingungkan para ilmuwan, dengan spekulasi sejumlah astronom akan adanya kemungkinan benda angkasa yang lebarnya menyerupai obyek buatan manusia.

NASA mengatakan benda tersebut cenderung merupakan asteroid kecil, salah satu dari sekitar 2 juta obyek yang mendekati ruang Bumi.

Memiliki lebar antara 33-50 kaki (10-15 m), ujar para ahli, seraya menambahkan bahwa benda tersebut terlalu kecil untuk menyebabkan kerusakan pada Bumi.

Obyek, yang melintasi Bumi pada 1247 GMT itu, dideteksi oleh NASA yang didanai program Lincoln Near-Earth Asterod Research, Senin (11/1) dan digambarkan oleh Australian-Grove Creek Observatory di Trunkey Creek, New South Wales.

Sejumlah ilmuwan mengatakan para astronom professional akan dapat melihat cahayanya dengan kecerahan 14 bintang yang menyerupai Pluto dalam konstelasi Orion, Taurus dan Pisces.

Dua ilmuwan Italia, Ernesto Guido dan Giovanni Sostero, dari Observatorium Remanzacco, mengatakan kepada Kantor Berita Rusia, Rio Novosti, bahwa benda tersebut memiliki periode orbit hampir tepat satu tahun dan kemungkinan merupakan obyek buatan manusia, seperti pendorong roket yang telah tidak dipakai.

Seorang juru bicara NASA seperti dilansir Telegraph mengatakan “asteroid tersebut tidak menimbulkan resiko karena diameternya kurang dari 25 meter, yang akan habis terbakar pada atmosfer kita dan sangat kecil kemungkinannya mengakibatkan kerusakan”.

Ia juga mematahkan adanya pernyataan bahwa benda tersebut buatan manusia.

“Karena periode orbit benda tersebut hampir identik dengan satu tahun periode Bumi, sebagian orang telah mengarahkan pandangan adanya kemungkinan benda itu merupakan roket pendorong buatan manusia yang berada pada orbit sekitar Matahari,”

“Bagaimanapun juga, orbit obyek ini mendekati orbit Venus pada titik yang paling dekat dengan matahari dan hampir keluar mendekati orbit Mars pada titik terjauh, dengan melintasi orbit Bumi pada sudut yang sangat curam. Ini yang membuat sangat tidak mungkin bahwa 2010 AL30 adalah roket pendorong.”

“Selain itu, perhitungan-perhitungan lintasan menunjukkan bahwa obyek ini tidak dapat dikaitkan dengan beberapa peluncuran terakhir dan benda ini tidak mendekati Bumi jauh sebelum penjelajahan antariksa dimulai,” imbuhnya. (Erabaru/Telegraph/sua)



Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: