66 Lubang Hitam Berdansa di Galaksi Sepanjang Malam

15 01 2010


Tim astronomi memenukan 33 pasang lubang hitam ‘berdansa’ di galaksi-galaksi yang berjauhan yang akhirnya bergabung menjadi satu. Ini adalah gerakan rutin tetapi jika terlalu dekat tamatlah riwayat anda.

Setiap galaksi memiliki lubang hitam super besar bermassa milyaran kali massa matahari dan antar galaksi sering bertabrakan.

Hasilnya adalah galaksi tunggal berasal dari dua lubang hitam super besar yang saling berputar secara spiral satu sama lainnya.

Mereka akhirnya bergerak ke pusat sistem dan beradu tarik gravitasi dengan bintang-bintang terdekat.

Akhirnya hal yang sama terjadi seperti Bima Sakti kita ketika ia bertabrakan dengan Galaksi Andromeda – kita akan memiliki cincin dalam waktu tiga milyar tahun.

Dr. Julia Comerford, dari Universitas California, mengumumkan penemuannya menggunakan Teleskop Keck II di Hawai dan Teleskop Angkasa Hubble menemukan pasangan lubang hitam terakhir.

Astronom mengharapkan pertunjukan serupa berlangsung di alam semesta tetapi hanya beberapa yang dapat ditemukan.

Dr. Comerford berkata: “Hasilnya menunjukkan bahwa ternyata dansa lubang hitam umum terjadi dari yang bisa kita ketahui.”

“Alam semesta berserakan dengan lubang hitam yang bergerak. Tapi kami hanya bisa menemukan beberapa.”

Setiap lubang hitam bertenaga gas terlihat saling bertabrakan. Dr. Comerford dan timnya juga menggunakan tiap pasangnya guna menentukan seberapa sering galaksi-galaksi tersebut bergabung.

Mereka telah menyimpulkan galaksi-galaksi merah berasal dari empat dan tujuh milyar tahun lalu adalah hasil gabungan dari sekitar tiga pasangan lubang hitam setiap 1 milyar tahun.

Penemuan membantu mengurangi kesenjangan antara jumlah pasangan lubang hitam yang diharapkan dan diamati di alam semesta dan memungkinkan para ilmuwan untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana galaksi-galaksi bergabung dan tumbuh

Karena setiap lubang hitam kelihatan merah jika bergerak menjauh dari Bumi dan biru jika mendekat, tim menemukan contoh di mana ada satu biru dan satu merah berdekatan satu sama lain.

Studi dari Survai Galaxy RedShift DEEP2, ditemukan 22 pasang lubang hitam tetapi hanya bisa kelihatan di lubang hitam ini saat mengisap gas dan bahan-bahan lain dari lingkungan sekitarnya dimana hanya pada saat itulah mereka terlihat.

Energi dari lubang hitam memanaskan gas, meneranginya di sepanjang gelombang yang terlihat, lebih lama jika lubang hitam semakin jauh.

“Ini semacam bola disko yang memberitahu anda dimana pesta berlangsung, dimana lubang hitam menari,” kata Dr. Comerford.

Kedua lubang hitam bergerak sekitar 200 kilometer per detik tetapi dipisahkan sekitar rata-rata 3.000 hingga 8.000 tahun cahaya – kira-kira satu per delapan sampai sepertiga jarak dari matahari ke pusat Bima Sakti.

Teleskop Angkasa Hubble menemukan contoh terakhir dari sebuah penggabungan galaksi, sangat jelas kelihatan karena ekornya terdiri dari gas dan debu.

“Seperti mata hitam, pertanda bahwa galaksi ini barusan bertabrakan dengan galaksi lainnya.”

Galaksi yang baru terbentuk memiliki dua inti cerah, debu bercahaya dan gas yang mengelilingi masing-masing dari lubang hitam, tetapi para ilmuwan belum yakin itu tidak benar-benar sebuah lubang hitam yang lepas dari galaksi karena kekuatan yang besar datang ketika dua lubang hitam menyatu.

“Apakah ini dua pasang lubang hitam yang menari atau lubang hitam yang terlontar, ini pastilah penggabungan,” kata Comerford. “Itu hanya apakah anda melihat sebelum atau sesudah lubang hitam bergabung satu sama lain.” tambahnya. (erabaru/MD/ray)



Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: